Gaplek, onggok, ampok, dedak padi, BIS, bungkil kelapa, maggot BSF — 44 bahan baku lokal dengan harga Rp/kg Anda sendiri. Bukan tabel NRC yang diterjemahkan, tapi database yang disusun untuk pabrik pakan Indonesia.
Berjalan di browser — laptop, tablet, atau HP. Tidak perlu instalasi.
Yang membedakan
Software formulasi impor mengenal corn dan soybean meal. Yang tidak mereka kenal adalah onggok yang berbeda dari gaplek, BIS yang lisinnya rusak karena panas pengepresan, atau dedak padi yang tercampur sekam.
44 bahan baku, lengkap dengan asam amino tercerna (bukan total), ME poultry dan swine terpisah, serta panel referensi SNI Pakan untuk cek kepatuhan.
Kemampuan
Solver linear programming yang sama dengan yang dipakai software komersial — tetapi dijalankan langsung di browser, tanpa lisensi per-seat dan tanpa instalasi.
Energi, protein nabati & hewani, mineral, lemak, dan asam amino sintetis — harga Rp/kg dapat diubah semua.
Broiler 5 fase, layer 3 fase, babi 6 fase. Matriks kebutuhan nutrisi berbasis NRC dan dapat diedit penuh.
Cobb500, Ross 308, Hubbard, Indian River, ISA Brown, Hy-Line Brown, Lohmann Brown-Classic.
Fitase, xilanase, protease, amilase, beta-glukanase, beta-mananase. Dosis dipilih solver, bukan on/off.
Emulsifier, asam empedu, GAA, betain, biosurfaktan, toxin binder, probiotik, asam organik, fitogenik.
Setiap pengguna menyimpan setup pabriknya sendiri — harga, bahan aktif, kebutuhan nutrisi — dan memuatnya kembali kapan saja.
Analisa marginal
Setiap formulasi dilengkapi shadow price: berapa rupiah per kg yang Anda bayar untuk setiap batasan yang mengikat. Dari situ terlihat batasan mana yang benar-benar mahal, dan mana yang layak dinegosiasikan dengan pemasok.
Pada contoh di samping, triptofan tercerna adalah batasan termahal — melonggarkannya 1 satuan menghemat Rp 1.184/kg. Itu sinyal untuk meninjau sumber protein, bukan menambah asam amino sintetis.
Posisi
Keduanya punya tempat. Tapi keduanya juga punya harga yang jarang dihitung.
Aplikasinya terbuka untuk dicoba. Masukkan harga gudang Anda minggu ini, jalankan formulasi, dan bandingkan dengan formula yang sedang berjalan. Kalau selisihnya masuk akal, mari bicara.